Matangglumpangdua,- Tim asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melaksanakan visitasi akreditasi pada Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian Universitas Almuslim (Umuslim), Bireuen, Aceh, Jumat (17/4/2026).
Visitasi tersebut dilakukan berdasarkan Surat Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Nomor 365/BAN-PT/SPT-AK/P/2026 tertanggal 30 Maret 2026. Tim asesor yang hadir yakni Prof. Dr. Agus Tjahyono, M.S. sebagai asesor I dan Prof. Dr. Hj. Fauziah, S.Pi. sebagai asesor II.
Kedatangan tim asesor disambut langsung oleh Rektor Umuslim Dr. Marwan, M.Pd., didampingi Ketua Senat Ir. TM Nur, M.Si., Wakil Rektor I Hakim Muttaqim, M.Ec.Dev., Wakil Rektor III Dr. drh. Zulfikar, M.Si., Dekan Fakultas Pertanian Dr. Elfiana, S.P., M.Si., Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Halus Satriawan, M.Si., para dekan, staf ahli rektor, kepala biro umum, serta unsur pimpinan lainnya.
Dalam sambutannya, Rektor Dr. Marwan menyampaikan bahwa Universitas Almuslim merupakan kampus wakaf masyarakat Peusangan di bawah Yayasan Almuslim Peusangan yang telah berdiri sejak 1929. Universitas Almuslim sendiri berdiri pada 2003 dan kini memiliki tujuh fakultas serta program pascasarjana dengan total 38 program studi.
“Selama lima tahun berturut-turut, Universitas Almuslim dinobatkan sebagai perguruan tinggi terbaik di Aceh berdasarkan penilaian LLDikti Wilayah XIII,” ujarnya.
Rektor juga menjelaskan bahwa Umuslim memiliki lahan perkebunan sawit seluas 370 hektare, dengan sebagian telah berproduksi. Selain itu, universitas telah menjalin kerja sama di bidang perkebunan melalui nota kesepahaman dengan PTPN I Langsa. Pada akhir 2025, kampus tersebut juga mendapatkan bantuan bibit padi unggul serta peralatan pertanian untuk pengembangan lahan.
Fakultas Pertanian, lanjutnya, telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, termasuk laboratorium untuk kegiatan praktikum mahasiswa. Di bidang akademik, Umuslim juga mulai menerapkan sistem digital, khususnya di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), untuk mendukung efektivitas perkuliahan.
Sementara itu, asesor I Prof. Dr. Agus Tjahyono menekankan pentingnya kelengkapan administrasi sesuai instrumen penilaian akreditasi. Ia mengingatkan agar setiap komponen yang belum lengkap segera diperbaiki.
“Untuk meraih akreditasi unggul, nilai minimal yang harus dicapai dalam tiga tahun adalah 341 hingga 460, sedangkan untuk lima tahun mencapai 630,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa peningkatan jabatan akademik dosen hingga Lektor Kepala dan Profesor menjadi faktor penting dalam penilaian.
Asesor II Prof. Dr. Hj. Fauziah menyoroti pentingnya kolaborasi antarprogram studi, baik di lingkungan Fakultas Pertanian maupun lintas fakultas. Menurutnya, sinergi antar mata kuliah harus sejalan dengan visi dan misi program studi.
Dekan Fakultas Pertanian Umuslim, Dr. Elfiana, S.P., M.Si., dalam tanggapannya menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan maksimal dalam menghadapi proses akreditasi ini. Ia menegaskan komitmen fakultas untuk terus meningkatkan kualitas akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami terus berupaya memperkuat mutu pembelajaran, meningkatkan kompetensi dosen, serta melengkapi sarana dan prasarana guna mendukung capaian akreditasi unggul,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Prodi Akuakultur memiliki potensi besar untuk berkembang, terutama dengan dukungan sumber daya yang dimiliki serta peluang kerja sama dengan berbagai pihak.
Di akhir kegiatan, pimpinan Universitas Almuslim berharap Program Studi Akuakultur Fakultas Pertanian dapat meraih hasil akreditasi unggul dari BAN-PT.(rmd/faizin)
artikel ini telay terbit juga di https://umuslim.ac.id/tim-asesor-ban-pt-melaksanakan-proses-akreditasi-prodi-akuakultur-fakultas-pertanian-umuslim-2/
